Dalam tulisan ini, saya ingin mengutarakan kekecewaan saya yang sedalam-dalamnya dengan OL shop yang saya sebutkan pada judul diatas. Mungkin beberapa orang yang suka beli barang-barang seperti CD, DVD, poster, atau Photobook dari Korea pernah mendengar nama OL Shop Kordo yang berpusat di semarang ini. Ya, biasanya memang kita seringnya dengar GG atau KpopGalore. OL shop ini mungkin OL shop baru yang menurut saya harus dipertanyakan lagi kinerjanya dalam menerima orderan-orderan barang-barang Kpop untuk dapat dibeli oleh fans di Indonesia. Ol shop ini semacam makelar untuk memudahkan kita membeli barang-barang produk Korea yang berhubungan dengan industri musik disana, yaitu KPOP (korean-pop)

Pengalaman saya membeli barang disana, pahit! Saya penggemar SHINee, ketika mereka mengeluarkan buku Travel Barcelona, saya sangat semangat untuk membelinya. Tapi waktu itu saya bingung, dimana ya kira-kira bisa beli barang itu? Melalui OL shop apa? Saya ingat ketika itu banyak OL shop yang berlomba-lomba menjatuhkan harga supaya banyak yang pesan di OL shopnya. Saya inget Kpop Galore waktu itu buka harga 360 ribu, kodokjamuran sekitar 370 atau berapa saya lupa…tapi si Kordo ini, buka harga 320 ribu. Saya melihat hal ini langsung jingkrak-jingkrak. Ada yang murah. Belum lagi ditambah bagi yang memesan sebelum tangal 8 Desember 2011 akan ada bonus potoset, sayangnya potoset ini jumlahnya terbatas. Tapi kalau pesan sebelum tanggal 8 sih, yang nerbitin buku di korea sono bilang pasti tetap dapat potoset. Asal PO sebelum tanggal terbit di korea yaitu tanggal 8 Desember 2011. Mengetahui hal itu, saya buru-buru pesan di Kordo. Apalagi saat mengiklankan bahwa Kordo menerima pre-order buku dan mereka menyertakan embel-emble ‘plus potoset’, saya langsung aja pesan barang disana. Nggak taunya temen-teman saya juga pada PO disana, mungkin karena melihat saya Order disana dan saya bilang disitu harganya murah, mereka jadi ikut-ikutan PO di Kordo. Saya ingat waktu itu saya isi form ordernya tanggal 24 November 2011, kemudian saya bayar ke bank uangnya sejumlah 333 ribu pada Jumat sore tanggal 25 November 2011. Saya bahkan masih ada bukti transfernya kalau mau ngecek tanggalnya. Habis itu saya konfirm ke Kordo kalau saya sudah bayar, jawaban mereka “oke, terima kasih ya” bla bla bla… Ya udah saat itu saya tenang deh, kipas-kipas tinggal tunggu barang. Saya inget ya waktu itu temen-teman saya bayar setelah saya, karena waktu aku tanyaain mereka pada bilang belum bayar. Bahkan masih ada yang tanya ke saya dimana form Ordernya, anggap saja namanya S. S, R, I, dan T adalah teman-teman saya yang membayar setelah saya…

Ditungguin berbulan-bulan, barang tidak juga datang. Bahkan saya iri ketika teman-teman yang pesan di GG atau di KpopGalore barangnya sudah pada datang bulan januari dan itu semua dapat potoset. Saya makin khawatir, jangan-jangan saya pesan di Kordo kalo selama ini ditungguin ga dateng-dateng, ga bakalan dapet potoset? Alhasil saya jadi berisik, saya banyak protes ke Kordo, saya tanya lewat no.selulernya, tanya melalui twitternya, tanya melalui facebooknya, tapi jawaban-jawaban yang saya dapatkan tidak pernah bisa memuaskan saya. Alasannya barang belum dateng juga macem-macem. Nyangkut di Jakarta lah, ada penumpukan di bandara karena tahun natal dan tahun baru dan sebagaiknya lah, nyangkut di rumah sodara lah…yang saya pikir sih ga logis banget. Kalo emang nyangkut kok bisa sampe berbulan-bulan lamanya? Bukannya mereka pesan sebelum tanggal 8? Udah gitu, mereka bilang barang yang mereka pesan ada 11 buku tapi yang datang baru 5. Saat itu aku mikir, kok bisa barangnya terpisah begitu?? Kalau GG dan KpopGalore aja bisa datang cepat tanpa ada penunmpukan karena tahun baru dan natal, kenapa Kordo nggak bisa kayak gitu? Sungguh patut dipertanyakan bagaimana sistem pemesanan barang dari mereka ke supplier.

Setelah 3 bulan lamanya (nggak tau nih akhirnya baru 3 bulan dia bisa bilang barang nyampe semua ke tangan dia, mungkin dikirimnya dari korea ke Indonesia dia minta pake kapal laut kali yah) barang itu sampai di semarang. Tapi yang bikin shock saya adalah, hanya ada 10 barang dan hanya ada 6 barang yang dapat potoset. Si yang punya OL shop sampe sujud-sujud minta maaf buat yang ga dapet potoset dan bilang kita harus mengerti karena ini barang terbatas banget. Oke, jadi barang ada 10, dan ada 4 orang yang enggak dapet potoset. Potoset akan didahulukan buat mereka yang bayarnya dulu lebih cepat atau duluan. Kermudian saya tanya melalui SMS apakah saya dapat potoset dan kira-kira saya antrian ke berapa? Dan jawaban mereka….. “maaf sis, setelah konfirmasi ternyata kamu adalah orang terakhir yang bayar dan karena barang yang sampai ke saya hanya 10, maka kamu tidak dapat barangnya”

“………………………”

“……………………….”

*hening*

Saya jelas kemudian langsung murka. Saya sudah menunggu selama ini, saya sudah berusaha bayar paling awal, kenapa tiba-tiba saya ditaruh ke antrian paling belakang? Data mereka bilang, saya bayar tanggal 29 November. Ini lucu sekali karena teman-teman saya ada yang bayar sesudah tanggal itu dan mereka masih dikirim buku, bahkan dapat potoset lagi. Mana ini komitmennya yang katanya bagi yang bayar duluan akan didahulukan dapat potoset?? Kok malah saya yang bayar di awal –awal dan jelas lebih dulu daripada teman-teman yang dapat buku itu malah nggak dapat sama sekali? Seenak jidat saja mereka mengatakan saya orang terakhir yang bayar dan saya ga dapet buku?? Seriously? What??

Kenapa? Apa karena saya banyak protes? Apa karena saya berisik? Apa tidak berhak saya menanyakan keadaan barang yang saya pesan dan sudah saya bayar di OL shop tersebut?

Saya sudah memberi kepercayaan pada Olshop tersebut untuk memesankan barang yang ingin saya beli, uang juga sudah saya berikan di awal-awal. Tapi apa hasilnya? Saya merasa ditipu karena ketidakprofesionalan kinerja mereka sebagai OL shop terhadap para pelanggannya. Saya benar-benar kecewa. Bagaimana bisa saya yang bayar tanggal 25 november nggak dapat buku sama sekali sedangkan teman saya yang bayar tanggal 30 November dapat buku dan dikasih potoset? Saya nggak ngerti gimana mereka memilih orang-orang yang dapat potoset, katanya berdasarkan siapa cepat bayar duluan… tapi kok ternyata mereka pakai sistem pilih?

Beberapa teman saya, ada 3 yang mengaku tidak dapat potoset. Kebetulan mereka juga teman dekat saya, mereka bilang mereka tidak dapat potoset dan di barangnya terselip uang ganti rugi karena tidak dapat potoset dan uang ganti rugi itu sejumlah Rp. 10.000,- Oh, sungguh ‘jumlah yang sangat besar’ untuk kekecewaan tidak dapat potoset dan waktu yang ditunggu untuk barang tersebut datang ke tangan pembeli.

Mereka bilang maaf saja mungkin menurut saya tidak cukup bisa mengobati rasa keki dan dongkiol yang saya rasakan malam itu. Alasan mereka, hal ini wajar terjadi.. (Oh,,,jandi di kordo sering ya masalah kek gini, pantesan), lalu mereka ribet juga karena terlalu banyak admin (‘astaga…. maaf ya, itu bukan masalah pembeli, dan itu bukan alasan bagi OL shop untuk menjadi alibi barang yang gagal datang dan tidak sesuai dgn permintaan pembeli’) dan pada akhirnya mereka cuman bisa bilang ‘maaf’. (saya tidak tau apakah sampai hari ini bisa memaafkan’)

Mereka sempat menawarkan, mau dipesankan barang lagi atau refund. Pertanyaan bodoh kalau kata saya. Jelas-jelas saya sudah murka begini karena kinerjanya yang jelek begitu, masih mau saya pesan lagi di kordo? Udah gitu kalau pesan lagi sekarang, sudah barang tentu saya ga dapet potoset kan, belum juga harus berapa bulan lagi saya nunggu barang datang?? Aduuhh…. akhirnya saya minta refund 100%. Saya kecewa seberat-beratnya karena saya sangat menginginkan buku tersebut, udah sampai dibela-belain bayar awal-awal demi dapat bonus potoset juga dari penerbit, hasilnya nihil. Sungguh saya tidak tahu bagaimana menggambarkan rasa kecewa saya.

Saya harap Ol shop ini segera memperbaiki kinerjanya, dibanding GG atau KpopGalore, OL shop ini masih jauh amatir dan belum professional. Biarlah ini jadi pengalaman buat OL shop tersebut supaya ke depannya hal-hal semacam ini tidak terjadi lagi dan merka bisa bekerja lebih baik lagi, bisa adil dan jujur, karena biar bagaimanapun, ibaratnya Ol shop itu diberi amanat oleh kita yang para pembeli, apalagi sudah dikasih ‘uang’ sebagai ‘tanda kepercayaan’.  Dan biarlah ini juga jadi pengalaman bagi saya supaya untuk kedepannya saya tidak beli di kordo lagi….eehhh, maksudnya lebih teliti dan hati-hati dalam memilih OL Shop mana yang akan saya pakai sebagai agen untuk memesankan barang yang ingin saya beli.  Saya menulis tulisan ini bukan ada maksud menjatuhkan, tapi supaya ini bisa menjadi tamparan sekaligus semangat bagi Ol shop tersebut untuk bisa evaluasi diri dan meningkatkan kinerjanya sebagai salah satu OL shop terpercaya di Indonesia.

Pesan buat yang mau beli barang melalui OL shop, sebaiknya beli barang di OL shop yang sudah terbukti baik kerjanya. Nggak apa-apa mahal dikit, yang penting barang cepat datang dan sesuai dengan keinginan pembeli, oke? ^^

Advertisements