Kadang kala boleh sekali-kali kita memanjakan diri sendiri dengan hal-hal yang kita senangi setelah merasa stress berpikir atau melakukan suatu pekerjaan. Aku selalu memberi reward pada diri sendiri, seperti “hey, Tia..you did good today”. Tapi bukannya mau terbuai dengan pemanjaan diri sendiri. Kadang ada juga sih moment dimana kita melarang diri untuk bermanja-manja sebelum tugas/pekerjaan selesai. Tujuannya supaya lebih semangat dan ada motivasi sih. Sama aja lol. (Mau ngomong ape si lu?)

Akhir-akhir jujur aku ini agak (sering) galau, cemas dan stress (mungkin karena mau datang bulan juga kali ya). Stress kerjaan, plus urusan-urusan dengan deadline-deadlinenya. Pengah juga sih. Akhirnya aku hari itu memutuskan untuk berkunjung di salah satu mall di kota dan menulis sesuatu sambil menikmati kopi. Alhamdulillah hal ini bekerja. 

Sebelumnya, aku pergi ke salah satu toko jasa layanan perbaikan dan aksesoris mobil di salah satu tempat di jalan Magelang. Akhir-akhir ini tuh ya, sentra lock mobil sering bermasalah. Mulai dari nggak kamu ngunci lah, nggak bisa otomatis ngunci, dan lain-lain. Kan bahaya banget kalau sampai dibiarkan. Selama diperbaiki, aku mlipir ke warung jajanan karena belum makan siang. Menu yang kuambil adalah bakso dan burger. (Sebenarnya ini paroan sama adek haha) 

Burger komplit

Aku sih engga terlalu suka burger. Kalau makan selalu nggak pernah habis. Enek aja gitu kayaknya. Mana suka kemana-mana kalau makan burger tu. Tapi adekku jago banget makannya. Yang lucu, adekku kalau makan burger tu satu-satu mulai dari lapisan atas. Rotinya dulu, lalu seladanya, lalu tomatnya, lalu kejunya, ahaha pokoknya yang disisain bagian terakhir itu adalah dagingnya. Harga burger yang kita beli Rp. 20.000.

Aku sendiri pesan semangkuk bakso isi telur puyuh. Tapi jujur aja sih rasa baksonya kurang nendang (kayak nggak ada vetsin nya wahahaha). Daging baksonya sih oke tapi mie, tahu bakso sama kuahnya kayak kurang gimana gitu. Harganya juga termasuk mahal untuk ukuran rasa yang biasanya. Semangkuk Rp. 15.000. Ya tapi maklum sih ya, dua baksonya ada telur puyuhnya. Wahahaha. 


Setelah mobil selesai diperbaiki dan sesi makan berakhir, aku mengunjungi Java Coffe yang terletak di Jogja City Mall L2 Unit 19-20 Jalan Magelang Km 6 No 18, Sinduadi, Mlati, Kota Yogyakarta. Tempatnya lumayan nyaman tapi sayang masih sedikit yang berkunjung kesana. Kalah mungkin ya sama warung kopi Starbucks yang di Lt.1. Pas datang kesana, pas mereka lagi ada promo diskon 50% all menu. Uwaaa.. Apalagi ada fasilitas colokan dan wifi. Udah lah langsung masuk bos! Haha. 

Menu kopi yang direkomendasikan oleh waitress adalah menu javacino. Aku orangnya engga terlalu banyak tau tentang ilmu perkopian ya, tapi kata mbaknya sih ini kopi jawa dengan susu cair dan foam yang di bakar lalu ditaburi gula aren. Well, kayak gimana bentuknya tapi ya udah sih langsung aja dicoba. 

Tampilan Javacino Java Coffe Town

Rasanya enak. Untuk seleraku yang engga terlalu sering minum kopi. Ini lumayan. Harganya tergolong murah sih. Satu cangkir hanya Rp. 28.000. Ya masih lebih murah daripada yang di Lt.1 hehehe. Selain Javacino, aku juga nyobain Cafe Au Latte tapi aku lupa motret wahahaha.

Untuk snack, aku pesan Sausage Basket. Tidak ada yang istimewa sih disini. Tapi untuk nememin minum kopi, ya.. Cukup lah. 

Sausage Basket Java Coffe Town

Satu basket (yang dimana basketnya ini kecil aja), dihargai Rp.25.000. Ya tapi kalo dari gigitan sosisnya sih kayaknya ini sosis mahal ya jadinya wajar aja sih. Wahahaha. Sebenarnya masih ada menu lain yang mungkin lebih ciamik rasanya ya. Tapi ada beberapa menu yang tadi engga bisa dipesan karena ketidaksediaan bahan makanan. Kayak tadi sih awalnya pesen mozzarella stick, tapi katanya ga ready.

Meskipun tulisanku tidak selesai dikerjakan disana tapi beberapa hal sudah beres. Akhirnya setelah sekitar 5 jam lama disana, cabutlah diri ini cari makan. Di mall pilihan makanan banyak banget sih kadang suka bingung. Tapi akhirnya derap langkah memutuskan untuk berhenti di Kimchi-go. Kimchi-go ini restoran korea yang sepertinya baru dibuka di mall ini. Makanan yang dipesan adalah Budae Jiggae. Budae Jiggae kalau di korea namanya sup pangkalan militer, yaitu sup yang dimasak dengan ham dan daging kalengan. Masaknya dikombinasikan dengan kimchi dan gochujang. Pada perkembangannya, isian sup ini menjadi lebih bervariasi. Kalau di Indonesia mungkin ini udah kayak Seblak gitu kali ya. Wahahaha. 

Budae Jiggae yang ditawarkan di Kimchi-Go berisi tofu, daging sapi, sosis, fishcake dan sayuran. Kalau liat dari gambar di menunya sih kayaknya enak ya. Merah-merah pedas menggugah selera. Tadinya kupikir ini akan berasa pedas manis, tapi kata waitress nya yang ramah rasanya lebih ke gurih dan asam karena ada kimchinya. Karena penasaran akhirnya kucoba saja pesan satu mangkok yang cukup untuk dikonsumsi 2 orang. 

Budae Jiggae Kimchi-go

Dan rasanya… Wihh mantap!! Gurihnya berasa dan pedasnya asam segar benar-benar menggugah semangat. Apalagi dimakan dengan nasi putih pulen panas gitu, duh nikmat Allah mana yang engkau dustakan? Untuk harganya sendiri sih, agak mahal ya.. Semangkuk itu harganya Rp. 56.000- an (belum sama pajak ppn). Tapi worth it lah sekali-kali nyobain (asal ga tiap hari lah, bokek nanti) πŸ˜‚

Itulah segelintir kisah kuliner hari ini. Boleh lah sekali-kali ya untuk menghilangkan stress, asal jangan terus jadi lupa daratan haha.



Advertisements