Saya menulis tulisan ini dalam kondisi mental dan emosi yang tidak stabil. 2 jam yang lalu, saya ingin rasanya menangis. 15 menit yang lalu rasanya cuman ingin tertawa. saya sampai tidak tahu lagi apa dan bagaimana rasanya perasaan sedih atau bahagia itu.

Saya suka sekali menyalahkan diri sendiri. Saya juga orang yang sangat menganggap remeh diri saya. Saya selalu minder jika dekat orang yang lebih supel. Tingkat defensif saya sangat tingggi karena saya tahu saya sangat rapuh. saya selalu berusaha menyembunyikan sifat rapuh tersebut, saya tidak mau orang lain tahu kalau saya serapuh itu.

Belakangan saya merasa diri saya tidak berguna. Saya merasa gagal dalam hidup. Saya merasa tertekan dan tidak bahagia. Rasa-rasanya jika ada sesuatu yang tidak beres, terutama dalam hal pekerjaan, itu semua adalah salah saya. Dan saya, benar-benar tersiksa akan sikap saya sendiri itu, Saya tidak tahu lagi bagaimana cara membuat diri saya lebih baik, terlebih lagi orang-orang di sekitar saya tidak ada yang mengerti apa yang saya rasakan. Saya mungkin memang bermasalah secara mental, dan itu adalah salah saya. Saya harus berusaha memperbaiki keadaan ini. Itulah yang sering mereka katakan pada saya.

Saya pikir saya belajar lebih baik, namun ternyata tidak. Saya malah merasa lebih buruk dari sebelumnya. Setiap saya berusaha untuk percaya diri dengan apapun yang saya putuskan, apapun langkah yang saya ambil, ternyata di mata orang lain itu adalah kesalahan dan akibatnya merugikan orang lain. Tidak pernah benar dalam mengambil keputusan. Mungkin itulah kawan terbaik saya.

Saya tidak meminta untuk memiliki sikap yang seperti ini, kurang percaya diri, suka menyalahkan diri sendiri. Tapi entahlah, saya tumbuh seperti ini. Saya juga tak mampu menyalahkan siapa-siapa. Ujung-ujungnya saya cuman bisa menyalahkan diri sendiri.

Sudah dalam beberapa bulan terakhir, saya selalu berpikir tentang mati, Saya benar-benar kalut dan saya berpikir, kehadiran saya sepertinya lebih banyak membuat orang kecewa dan rugi. Untuk apa hidup. Ada dan tiada saya, hidup orang-orang di sekitar saya akan berjalan seperti biasa, atau mungkin lebih baik.

Saya sudah hapus beberapa mimpi saya, karena saya tahu saya tidak akan bisa sampai disana. Punya keluarga, punya anak perempuan. Bahkan berpikir suatu hari saya akan memiliki pasangan dimana dirinya bisa menjadi teman hidup bagi saya saja, sudah saya buang jauh-jauh dari ruang mimpi saya. I feel like I never deserve the world, This ugly, low self-esteem and stupid woman.

Ada bagian dalam diri saya yang masih saya anggap baik, dan saya bersyukur. Namun itu tidak akan pernah cukup bagi orang lain. Secara umum, saya memang kurang berguna. Saya perempuan jahat dan bodoh, saya tidak punya apa-apa untuk membuat saya merasa lebih baik, saya merasa selalu gagal. Dan semua itu harus saya pangkul sendiri. Ini toh masalah saya.

Ya, ini depresi dan saya sendirian. Mungkin juga saya tidak butuh bantuan,

Advertisements